Disaat aku akan keluar dari rumah sakitpun rendi tidak bisa menemaniku dengan alasan tidak bisa meninggalkan kantornya karena hari ini sedang mengurusi lemburan karyawan dikantornya. Saat aku akan pulang ke rumah hanya ditemani oleh mama, sila dan anita. Aku sungguh tidak menyangka anita yang sama sama sekantor dengan rendi saja bisa izin agak terlambat kekantornya hanya demi menguatkan dan menghiburku sebagai bentuk empati sesama wanita yang tersakiti oleh perselingkuhan pasangan kami masing masing namun beda dengan anita karena ia sudah bercerai dan aku melihat anita hidupnya sekarang berangsur angsur membaik. Sesampainya aku dirumah sila dan anita masih menemaniku diruang tamu dan berbincang bincang untuk langkah selanjutnya demi mengumpulkan bukti bukti perselingkuhan rendi dan tika di

