Session 2 - Bab 35

1585 Kata

Sejak tadi aku gelisah. Duduk, bangun, berjalan mondar-mandir di dalam rumah. Papa benar-benar gila. Masa iya pertunanganku dengan Reza mau dibarengin sama Asyfa dan laki-laki itu. Aku mau jadi pusat perhatian, gak mau terbagi. Ini gak boleh terjadi. Enak saja dia mau numpang jadi ratu di singgasanaku, sorry. “Kan nanti juga akad nikahnya beda, Mer. Syfa sama Zayd masih harus persiapan dulu. Ini ‘kan cuman tunangan. Ya gak apa lah harusnya barengan. Papa juga jadi gak usah ngeluarin budget dua kali ‘kan? Kamu ini bikin Papa pusing, kemarin sudah cetak undangan waktu kamu sama Irfan, gak jadi, nambah budget lagi klarifikasi dan buat undangan baru. Sekali ini, tolong, nurut sama Papa, ya!” “Gak mau pokoknya, Pa. Aku gak mau.” “Please, Mer. Kali ini saja. Papa keuangannya benar-benar se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN