Riri mengerang karena merasakan tidurnya diganggu. Ia membuka matanya dan melihat suaminya tengah menyusu padannya dengan semangat. “Kang Mashh ….” Riri mendorong kepala suaminya it untuk menjauh. Demi apa pun, dirinya sangat lelah hari ini. cukup dengan putra kembarnya yang rewel dan memonopoli dirinya seharian tdai. Tolong jangan tambah kelelahan Riri lagi. “Kang Mas, puasa dulu ya?” Riri mengusap wajah suaminya yang ia yakini baru saja pulang dari kantor. Riri melirik jam dinding, sudah jam sebelas malam. “Puasa? Kang Mas tidak mau. Malam ini, Kang Mas harus mengisi energy.” Farrell menggeleng cepat dan langsung mencumbu leher dan d**a Riri yang terekspos. Riri menjambak Farrell kuat dan menjauhkannya dari d**a Riri. “Satu kali saja ya? Aku sangat lelah, tadi siang anak-anakmu

