Kenan langsung memeluk Delian dari belakang. "My sweetest little Wife, forgive me please. Honey," bisik Kenan. Ah kenapa suara mas Kenan selalu membuat darahku berdesir sih, batin Delian. Delian pun mengangguk dan Kenan tersenyum. "Berbaliklah, aku ingin tau apa lukanya dalam?" tanya Kenan. Saat sedang dalam mode romantis, Kenan dan Delian mendengar panggilan di teleponnya. "Ah siapa yang nelpon lagi. Mengganggu saja!" seru Kenan. Kenan mendekati ponsel yang ada di meja dekat tempat tidur. Saat ponsel itu sudah ada di tangannya ia melihat layar ternyata yang menelepon adalah sopir pribadinya. Kenan mengangkat panggilan. *Panggilkan di telepon. "halo tuan, saya sudah ada di lobby hotel. Saya membawa pakaian untuk nona sesuai dengan apa yang tuan inginkan," ujar sopir itu dari s

