"Tak biasanya ayah dan ibu menelponku? Apa mereka merindukanku?" pikir Delian sambil tersenyum. Tak lama kemudian ponsel Delian bergetar dan itu adalah panggilan dari Henry. Dengan cepat Delian mengangkat panggilan dari ayah angkatnya itu dengan tersenyum. *Panggilan di telepon "Halo ayah," ucap Delian sambil tersenyum. "Fransisca sudah kembali, kamu harus secepatnya menjauh dari Kenan. Ini perintah!" seru Henry dari seberang telepon tanpa basa basi. Mendengar perintah ayahnya itu, senyuman Delian langsung Hilang. Delian langsung menjatuhkan tubuhnya di atas lantai, begitupun dengan ponselnya. Lemas, itu yangu Delian rasakan kini. Saat Ia sedang di puncak bahagia dengan Kenan. Ia harus pergi dari kehidupan Kenan. "Delian!" seru Henry dari seberang telepon. Aku tak menyangka harus

