23. Bond

2193 Kata

Asap kabut menebal hanya sampai di pergelangan kaki. Hingga ia tak bisa melihat di mana sebenarnya tengah berpijak. Ia lalu menolehkan kepalanya ke sekitar, tapi hanya gelap yang mampu tertangkap matanya. Ia merasa seperti buta. Desiran angin sekilas menerpanya, meniup helaian rambut legamnya yang sewarna kegelapan―serupa gelap yang telah tertangkap matanya. Lalu sekelebat bayangan putih mengitari tubuhnya―berputar dari bawah sampai ke atas, hingga berhenti dan berputar seperti tornado mini di depannya. "Gekko Hakai. Aku akan membimbingmu di dunia ikatanmu." Suara halus wanita terdengar, dari dalam putaran tornado yang perlahan mengulurkan sebuah tangan pucat nan indah. Gekko terdiam sejenak, namun tangannya bergerak untuk menjamah tangan pucat di depannya. Perlahan dan begitu anggun, s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN