Bab 23 : Kelakuan Erika

1779 Kata

Makan siang berlangsung dengan penuh sukacita, Sahila Calista dan Naysila menikmati makan siang di restoran tersebut sambil berbincang-bincang Calista yang sedang asyik memakan udang tanpa sengaja melihat ke arah sang ayah, yang juga sedang memperhatikannya, Ia hanya menoleh sekilas, kemudian menoleh lagi ke depan. Tidak ada rasa takut yang dirasakan oleh Calista sekarang, tidak ada rasa kagum yang dirasakan oleh gadis kecil itu pada Julius. Biasanya ia akan menatap kagum pada sang ayah dan biasanya juga dia akan takut saat melihat tatapan ayahnya. Tapi sekarang tidak, Gadis itu seperti sudah mati rasa dan tidak perduli lagi pada ayah kandungnya “ Calista kau ingin menambah sesuatu?” tanya Naysila. Calista menggeleng . “Tidak bibi ini, sudah cukup,” jawabnya. Saat Naysila akan berbi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN