Pov Raka "Aku tidak mau kita putus, sebelum ada kamu hidup aku gelap tanpa ada cahaya sedikitpun. Tapi semenjak kamu hadir Hidupku sangat berwarna dan Aku nggak mau kalau hidup aku gelap lagi," ujarnya dengan suara tersendat karena dibarengi dengan tangisan. Melihat ada orang yang menangis, Entah mengapa tiba-tiba mataku merasa pedih, seolah latah dengan keadaan sekitar. yang bisa aku lakukan hanya membuang wajah, agar aku tidak terjatuh kembali dengan wajah sedihnya Devina. "Aku minta maaf banget Raka....., kalau aku memang salah, tapi aku berjanji, aku nggak akan bikin kamu bete lagi, janji....!" lanjut Devina dengan suara parau. Lidahku terasa kelu, mau berbicara lebih rasanya tidak tega melihat seorang wanita yang memelas seperti itu, Aku hanya bisa kembali mengelus d**a yang teras

