POV. Raka Setelah kita berada di atas motor, aku mulai melajukannya bergabung dengan kendaraan-kendaraan lain yang berlalu Lalang. suara Deru mesin terdengar memenuhi area jalan, sesekali diselingi dengan suara klakson ketika ada orang yang sedang berdiri di trotoar mungkin Sopir itu menganggap bahwa itu adalah sawahnya. Suasana siang itu terlihat sangat cerah, secerah harapanku dengan Devina yang akan memulai kembali hubungan untuk saling mengerti dan saling memahami, saling menghormati satu sama lain. gedung-gedung yang menjulang tinggi menandakan seperti harapanku yang berefektasi luar biasa dengan Devina, yang akan berubah menjadi lebih baik. Di perjalanan pulang Devina, terlihat menjadi sosok pendiam tidak terlalu mengomel seperti biasanya, karena mungkin mulutnya akan terasa gatal

