Tak Bisa Berpisah Lama (++)

1017 Kata

Namun ternyata Elenio bukan tipe pria yang sabar menunggu. Ketika Alara baru selesai dengan perkuliahannya dan bersiap pulang, sosok pria itu sudah berdiri di luar gedung kampus. Dibalut jas hitam elegan dengan rambut yang selalu rapi seperti biasanya, wajah tampannya mencuri perhatian banyak mahasiswa di sekitar. Langkah Elenio mantap mendekati Alara, tanpa mempedulikan tatapan orang lain yang terkesima melihatnya. Dengan lembut, dia meraih tangan Alara dan menariknya mendekat. “Kita langsung pulang,” ucapnya dengan nada yang tak bisa dibantah. “Honey, kau tak perlu sampai kemari,” ucap Alara lirih. “Kenapa? Kau tak mau temanmu tahu bahwa kau sudah menikah?” “Bukan begitu …” Hampir semua mahasiswa yang ada di sana menatap ke arah mereka berdua. Bagaimana tidak, Elenio yang sebe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN