“Terima kasih sudah memberitahu saya, kalau begitu saya permisi, sekali lagi terima kasih,” ucap Cakra menepuk pundak Zaki sebelum melenggang ke luar dari apartemen tersebut. Zaki hanya mengangguk walaupun dia sendiri tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi diantara mereka, kalaupun sedang terjadi masalah besar, Cindy akan bercerita padanya nanti. Mengemudikan mobilnya secepat mungkin bagaikan pembalap di tengah malam, sesampainya di tempatnya Cindy, dia tanpa berlama-lama pun langsung membuka pintu mengunakan pin sandi yang sudah dia hafal. Di dalam pun sudah tercium wangi masakan, Cakra yakin pasti wanitanya sedang memasak setiap dirinya emosi ataupun terkena masalah dalam hidupnya. Benar saja dugaannya, Cindy berkeringat dingin memasak semua aneka masakan pada malam hari, AC ruan

