Tidak sama sekali menjawab ataupun menceritakan semuanya pada sang ibu, Leti lebih memilih menghindar dan masuk ke dalam kamar tanpa basa-basi lagi. Mengenal bagaimana sosok anaknya, sang ibu pun tak mau ikut campur selama dirinya tidak diberitahu apa masalahnya. Begitupun dengan Cakra, dia masih bingung pada kejadian hari ini, kenapa bisa wanita itu berpura-pura seperti tidak mengenal dirinya, bahkan mendengar suaranya saja Cakra bisa langsung mengenal. “Pak, butik sudah aku tutup, ini rincian ....” “Ambil, dan bacalah,” titah Cakra. “Ini apa, Pak?” “Buka saja, nanti juga kamu tahu sendiri apa isinya, sudah ... saya pulang kalau begitu, seperti biasa, kunci simpan di tempat yang semula,” titah Cakra lagi, sebelum melenggang. Anastasya tak bergeming saat membuka isi amplop berwarna p

