Elise dan asistennya, Teresa, tiba dengan penuh antusiasme di Butik ‘Lady L’. Mereka disambut dengan keramahan oleh staf yang penuh sopan. Namun, bukan hanya itu saja, mereka juga malah mendapatkan kejutan yang terbesar, yaitu ternyata Grace, saudara tirinya Elise, juga datang ke butik yang sama. Keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu membeli gaun pesta. “Wah …, lihat siapa yang datang!” seru Grace sesaat setelah Elise melangkahkan kakinya masuk ke dalam butik yang terlihat cukup mewah dan elegan itu. “Kenapa? Apakah Nona sungkan bertemu dengan Nona Elise setelah Nona mencuri keluarganya, hem?” “Teresa, biarkan saja dia.” Elise menarik Teresa yang sudah maju ke depan untuk menghadapi Grace yang menatap mereka dengan tatapan meremehkan. “Hello …, ngaca, dong!” hardik Grace, “kalian

