Aku bercakap dengan kau dan seorang lain di dalam kau. Aku ingin mengenal dia, orang yang tinggal di dalam kau. (M. Aan Mansyur) Bisakah kalian membayangkan menjadi aku? Aku rasa tidak bisa. Tidak ada manual book yang sanggup menjelaskan situasi ini. Saat kau memandang wajah seorang wanita yang kau pikir kauu cintai, tapi ternyata dia bukanlah orang yang kau pikir itu dia. “Maafkan aku.” Hanya itu kalimat yang sanggup aku ungkapkan pada wanita yang sepuluh detik lalu kupikir dia Laura, istriku yang hilang, tapi ternyata dia adalah orang yang sama sekali berbeda. Dia bilang dia Renata. Dan aku tidak bisa untuk tidak percaya. Aku hafal benar seluk beluk tubuh istriku. Mungkin bahkan setiap bekas luka yang dia miliki, setiap tanda lahir yang melekat pada kuli

