Bab 15 : Keras kepala

1044 Kata

"Apa maksud kamu, Kanya?" tanya Aslan. "Kamu dan sekertarismu ini ..." Kanya tak kuasa menahan air matanya. Sakit hatinya pada Bella saja belum usia dan kini malah ditambah dengan wanita ganjen itu. Kanya langsung berlari, Aslan mengejarnya namun dicegah oleh Sinta. Aslan menepis tangan Sinta. "Kirim aku uang 1 M jika tidak video kita aku sebar," ancam Sinta. "Sebar saja! Kamu akan masuk penjara karena pemerasan. Mulai sekarang kamu ku pecat, jangan injakan kaki di kantor ini lagi!" Aslan mengejar Kanya, ia tak ingin istri pertamanya salah paham. Kanya adalah cintanya, ia tak ingin membuat Kanya terluka lagi. Cukup karena Bella, Kanya terluka. Cukup karena Bella, Kanya di duakan. Apalagi mereka sudah mempunyai anak yang hadir di bahtera rumah tangga mereka. Kanya adalah seorang d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN