TAWA YANG BARU

1005 Kata

Malam di lantai 50 Menara Obsidian biasanya hanya diisi oleh keheningan yang menyesakkan dan deru mesin filtrasi udara. Namun, setelah berjam-jam berkutat dengan tumpukan dokumen rahasia dan menangkis serangan siber Crystal, atmosfer di ruangan itu mulai mencair. Gerald, yang masih merasakan sisa-sisa ketegangan dari pertemuannya dengan Kancil, mencoba mengalihkan perhatian Aruna yang tampak sangat kaku saat mencoba menyusun arsip fisik yang berantakan. "Kau tahu, Aruna," Gerald berujar sembari memperhatikan Aruna yang sedang bersungut-sungut karena sebuah staples yang tersangkut. "Jika Lord Arthropoda tahu bahwa sekretaris paling mematikan di Aero Town kalah oleh sepotong kawat kecil, dia mungkin akan memotong anggaran keamanan kita." Aruna berhenti sejenak, menoleh dengan alis bertaut.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN