SUMPAH DALAM DARAH — SHADOW EXODUS

1387 Kata

Malam di Aero Town bukan lagi sekadar pergantian waktu, melainkan sebuah entitas yang mencekam, terasa seperti napas yang tertahan paksa di tenggorokan. Di lantai eksekutif Menara Obsidian yang menjulang angkuh menembus awan polusi, Gerald berdiri terpaku di depan jendela kaca raksasa. Lampu-lampu temaram di ruang kerjanya hanya menyinari sebagian meja kayu ek gelap yang kini dipenuhi tumpukan skema sirkuit terenkripsi dan peta jalur pembuangan limbah yang tampak seperti jaring laba-laba raksasa. Pertemuan emosional dengan Prilly beberapa jam yang lalu masih menyisakan lubang menganga di dadanya. Nama "Nathanael" dan "Nathaniel" yang ditemukan Prilly pada foto polaroid tua itu terus berputar di kepalanya seperti kaset rusak. Siapa dia sebenarnya? Apakah dia adalah bayangan yang dibuang? A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN