Ayriszya sudah terlalu lama menunggu di dalam kamar mandi. Dia pasrah akan apa yang nantinya terjadi setelah dia keluar dari dalam sana. Gadis itu segera mengambil air wudhu untuk sholat ashar. Mau tidak mau dia harus membuka kembali pintu toilet tersebut. “Semoga Azer nggak minta.” Setelah ia membuka pintu, Ayriszya sama sekali tidak melihat ada Granat di sana. Dia melirik kearah ranjang dan ternyata pria itu sedang tertidur. Ayriszya merasa dirinya sudah aman, ia pun segera melaksanakan sholatnya. Beberapa menit kemudian setelah ia selesai sholat, baru saja ia melepaskan mukena yang ia pakai. Tiba-tiba saja ada tangan yang merangkulnya dari arah belakang. “Dapat,” ucap Granat tertawa lepas. “Hahaha ...” Tentu saja Ayriszya sangat panik mendapatkan perlakuan itu. Dia pun menco

