Ayriszya telah sampai di rumahnya, dia sudah melihat ada mobil yang terparkir di sana dan beberapa orang sudah duduk di teras rumahnya. Gadis itu segera keluar dari dalam mobilnya dan menghampiri orang-orang tersebut. “Om, Tante.” sapa Ayriszya. Gadis itu langsung mencium punggung tangan kedua orang tersebut. Ayriszya sangat senang karena keluarganya itu datang ke rumahnya. “Ayo, masuk,” ajaknya. Ayriszya segera membukakan pintu rumah, dia mempersilahkan keluarganya itu untuk masuk ke dalam. Sesuai permintaannya, Ayriszya menyuruh agar keluarga orang tuanya itu datang ke tempatnya untuk membicarakan tentang pernikahan bersama dosennya. “Duduk dulu.” ucapnya. “Zya, mau ke belakang sebentar.” Gadis itu langsung berlalu pergi. Tidak terlalu lama Asya dan Hendrik menunggu, gadi

