Bab 20 Gagal Kencan?

1514 Kata

"Badanmu sakit?" tanya Arya saat melihat Dinar tidur dengan selimut yang menutupi seluruh badannya kecuali muka. Ia melirik Arya sekilas tanpa merubah posisinya. "Kepalaku pusing." Jemari lentik Dinar memijit kepalanya yang terasa berat. "Jangan bilang kamu mau menunda kepulangan kita ke rumahku?" tanya Arya dengan tatapan tajam. Dinar menghela napas dalam merasakan tatapan mata Arya yang begitu menusuk. "Aku ngga bilang begitu!" pekik Dinar lemah. Ia semakin menelusupkan badannya ke dalam selimut karena kedinginan. "Lalu?" "Pikir sendiri, Mas! Mana ada orang lagi sakit di suruh bepergian. Minimal kan aku minum obat dulu. Setelah enakan baru kita jalan." Dinar kembali memejamkan matanya usai menjawab pertanyaan Arya. Arya melihat jam di pergelangan tangannya. Lalu memasukkan kedua ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN