SEKALI lagi, air mata menetes jatuh dari pelupuk mata Fiona. Tetapi kali ini bukan karena sedih, melainkan air mata haru ketika melihat tulisan SELAMAT ULANG TAHUN MAMA tertulis dengan besar di atas pasir putih pantai Nyang Nyang. Dari atas tebing tempat Fiona berdiri, semua terlihat jelas. Tidak hanya ucapan selamat ulang tahun yang dibuat Lala dan Lili, melainkan juga ada rangkaian kelopak bunga geranium warna-warni berbentuk love yang Fiona yakini hasil kreatifitas Daniel. “Mama selamat ulang tahun!” “Selamat ulang tahun!” Lala dan Lili berteriak membentuk teropong di depan mulut mereka lalu melambaikan tangan dengan senyum lebar mengarah pada Fiona yang masih terisak bahagia. Untuk pertama kali setelah ia bangun dalam keadaan amnesia, Fiona akhirnya tahu kapan dirinya dilahirkan.

