Part 103

2095 Kata

Sandi mencari tempat duduk untuknya dan sang istri. Lalu, ia segera memesan dua porsi nasi dan capcay kuah spesial. Runi tampak tidak sabar menunggu pesanannya datang. Ia terus memandang ke arah pelayan yang sedang memasak. Sandi hanya menghela napas panjang melihat tingkah ibu hamil satu ini. "Kita bawaain apa buat Ibu dan Bi Narmi?" tanya Runi pada sang suami yang sedang asyik memainkan ponselnya. "Besok pagi aja kita masakkan yang spesial buat ibu. Kalo bawain capcai 'kan paginya harus dipanaskan dulu, kurang fresh nanti juga rasanya jadi berubah." Sandi sangat sabar saat menjelaskan hal ini pada sang istri. Runi patuh pada Sandi yang memintanya untuk tidak pesan capcay kuah. Pelayan datang dan menyajikan dua nasi capcay kuah spesial. Bedanya milik Sandi pedas dan satunya untuk Runi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN