Menyiapkan segala mental dan siap menerima hukuman yang nantinya akan diberikan oleh pengadilan, Bik Narmi menarik napas dan mengembuskan perlahan. Sebelumnya, ia telah berdoa terlebih dahulu. Apa pun nanti yang akan menjadi hukumannya, akan diterimanya dengan lapang. Jika diizinkan, Bik Narmi akan meminta maaf pada keluarga Runi dan Sandi. "Saudari Narminah, anda didakwa dengan tuduhan pembunuhan berencana terhadap korban mendiang Riyanti. Ada pembelaan?" tanya jaksa penuntut dengan tegas. Semua orang menunggu pembelaan dari Bik Narmi. Tak terkecuali Reza, adik Runi itu duduk di kursi paling depan. Ia gemas melihat mantan ART yang bekerja di rumah Sandi itu. Bagi Reza, Bik Narmi harus dihukum seberat-beratnya. "Saya tidak akan membela diri. Saya akui kesalahan ini. Bermula dari awal p

