Part 91

2015 Kata

Rio seolah tampak asyik dengan ponselnya yang merekam semua kegiatan gadis yang telah mencuri hatinya. Tangan mungil itu begitu cekatan membantu menata semua barang-barang di atas sebuah wadah besar. Ayah dan anak itu berjalan ke arah Rio. Tentu saja laki-laki berambut cepak itu tidak sadar karena terlalu asyik merekam. "Pak Rio ga jadi ke kantor guru?" tanya Pak Yono yang sedang berhenti tepat di depan Rio. Rio mendadak gelagapan. Tidak tahu harus menjawab apa. Kenanga, gadis itu berjalan menuju ke parkiran motor dengan membawa banyak barang. Pak Yono hanya tersenyum menanggapi Rio yang salah tingkah. "Ini, Pak, saya lagi lihat internet kebetulan sinyal di sini lebih kencang dibanding di kantor guru." Sebisa mungkin Rio memberikan alasan yang logis agar Pak Yono mempercayainya. Sanga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN