Bab 104 - Manusia Istimewa

1626 Kata

Setelah Krystal selesai berbenah diri, ia segera menemui Isaac Bach yang telah menunggunya di depan ruang kerja suaminya sesuai permintaannya tadi kepada Sauver. Namun, pria paruh baya itu tidak sendiri. Terlihat sosok Carlos yang sedang berbincang bersamanya. Pembicaraan keduanya terhenti ketika menyadari kehadiran Krystal di sana. “Nyonya Muda,” sapa pria paruh baya itu kepada istri Kaizer tersebut. Krystal mengangguk kecil. “Tuan Bach, maaf sudah membuat Anda menunggu lama,” sahutnya dengan tersenyum ramah. “Saya yang seharusnya minta maaf karena sudah mengganggu Anda sepagi ini,” timpal Isaac dengan penuh hormat. Krystal tersenyum tipis. Ia tahu jika dokter paruh baya itu hanya sekedar berbasa-basi saja. Kedatangan Isaac tanpa janji benar-benar membuat Krystal dipenuhi rasa ingin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN