Bab 77 - Tawanan Sang Vampir

1813 Kata

Sepasang manik mata emerald Krystal memandang Kaizer dengan lekat. Ia dapat melihat keseriusan pria itu. Tidak ada lagi aura berbahaya yang dirasakannya seperti semalam. Kini pria itu malah terlihat seperti seekor peliharaan jinak yang minta dimanja. Melihat tidak ada pemberontakan dari Krystal lagi, Kaizer berniat menuntun wanita itu untuk duduk di sofa. Namun, Krystal meringis ketika ia ingin melangkah. Ia merasakan perih di bagian intimnya. Krystal baru menyadari jika seluruh tubuhnya terasa remuk redam saat ini setelah pertempuran panas yang dilakukannya semalam bersama suaminya itu. Walaupun hanya berlangsung satu ronde, tetapi bagi Krystal yang baru merupakan pemain pemula, tentu saja menimbulkan rasa sakit yang luar biasa hebat. Ia berusaha menutupi rasa sakitnya itu dari Kaizer.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN