“Bagaimana pekerjaanmu hari ini, Krys?” Alina menyapa Krystal yang baru saja menyelesaikan pekerjaan dan berniat mengganti pakaiannya di ruang ganti. Seulas senyuman mengembang di bibir Krystal. “Berjalan dengan baik. Walau ada beberapa tamu yang sedikit cerewet, tapi tidak ada yang dipermasalahkan lagi,” jawabnya. “Syukurlah.” Alina menghela napas lega. Ia kembali melirik Krystal yang sedang membuka lokernya dan kembali bertanya, “Tadi … kamu bagaimana?” Pandangan Krystal beralih kembali kepada gadis itu dan mengernyitkan keningnya. “Bagaimana apa maksudnya?” “Maksudku … tadi kamu dipanggil ke ruangan kan sama pemilik hotel yang baru. Apa dia tidak menghukummu?” tanya Alina dengan penuh selidik. Krystal tersenyum kecil. Ia berpikir Alina memang tukang gosip yang handal dan sekarang i

