Part 52

4038 Kata

Part 52 Melani membuka mulutnya tak percaya mendengar pernyataan itu dan tangannya membekap mulutnya sendiri. Ia terdiam beberapa saat lalu mengeluarkan suaranya lagi. "Beneran itu adik lo?" tanya Melani yang masih tidak percaya. "Ceritanya panjang dan dia memang adik gue." Cantika mengangguk samar. "Lo bukan anak tunggal ya?" "Kalau dibilang bukan si bukan cuman beda ibu saja. Gue gak bisa cerita panjang lebar soal keluarga gue, Lan. Maaf ya." Ujar Cantika. Cantika belum siap menceritakan rumitnya masalah keluarganya yang belum juga usai dan sekelebat kenangan buruknya di masa lalu pula membuat suasana hatinya gundah. "Oh beda ibu." Akhirnya Melani mengangguk paham dan ia juga tak bertanya lagi sebab ini sudah menyangkut masalah pribadi keluarga Cantika. Semua pasti punya batasa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN