Untunglah saat dibawa ke tempat klinik dokter umum terdekat kondisi Malik tidak terlalu parah namun harus segera diobati. Malik mengalami demam biasa sedangkan Cantika, tidak terjadi apa-apa di dalam tubuhnya dan hanya kedinginan saja. Setelah diperiksa oleh dokter tersebut, Zidan mengantarkan Malik terlebih dahulu untuk pulang dan selama diperjalanan Malik masih lemas, sulit sekali membuka matanya. Tentu Cantika yang memangku kepala Malik sebagai bantalan ketika Malik tidur. Sesampainya di rumah Malik, Malik dipapah oleh pembantunya dan sebelumnya pula Zidan memberitahukan kepada Irene supaya langsung ditindak saat mobil sudah terparkir di depan halaman rumah Malik. "Lo gak usah ikutan turun, Tik. Gue antar lo pulang sebentar lagi, udah disini aja." Zidan menahan Cantika untuk tidak i

