Part 54 "Malik, lo dipanggil Echa." Seseorang dari arah ambang pintu kelas meneriaki Malik. Malik yang sedang asyik mengobrol bersama teman-temannya itu lantas menoleh ke arah sumber suara itu berasal. "Siapa?" tanya Malik dengan suara yang agak tinggi begitu juga dengan tubuhnya yang ditegapkan. "Echa astaga gue dah bilang." Teman sekelasnya iti berdecak kesal di ambang pintu dan memang kebiasaan nongkrong disana sambil mengawasi adanya guru atau tidaknya. "Ouh." Malik ber'oh ria saja dan mengangguk. "Cepetan!" Teriak sang ketua kelas yang disuruh oleh Echa tersebut. Ia sudah mencak-mencak tidak jelas disana karena Malik tak kunjung menemui Echa. "Iya ya." Malik beranjak berdiri dengan rasa ogah-ogahan dan raut wajahnya tidak bersemangat. Tapi kembali duduk ke bangkunya dan s

