Part 24 Malik tertawa tidak berhenti membuat Cantika semakin kesal, Malik terus meledeknya karena Cantika tak sadar mengatakan bahwa tadi terlalu memikirkan Malik sehingga menabrak meja dan untung saja tidak tepat mengenai kakinya yang masih proses penyembuhan. "Masih ketawa lagi?" Cantika menghentikan jalannya dan menatap tajam ke arah Malik. Walau ia merasa malu dan salah tingkah tapi Cantika berusaha bersikap seolah-olah tadi tidak terjadi apa-apa. "Haha iya dong, ciee yang sudah mulai mikirin gue nih." "Bisa diam gak?" Cantika makin risih saja karena Malik tak berhenti menggodanya. "Iya ya." Malik tersenyum lebar dan tingkat kepercayaan dirinya semakin meningkat gegara Cantika tadi. "Lupakan deh, gue tadi cuman bilang gitu doang baper." Cibir Cantika. "Iya yang penting kan

