"Lo sebenernya lagi cari apa Tik? Gue lihat dari tadi, lo kayak gak tenang. Emang gak nyaman ya duduk disini? Kalau nggak nyaman, gue cariin tempat duduk lain." Zidan membuka suaranya setelah beberapa menit dirinya menahan rasa penasarannya mengapa Cantika seperti tidak nyaman disini? "Ah enggak, bukan itu. Gue nyaman aja disini kok." Cantika menggeleng cepat. Ia baru sadar kalau dirinya sedang tidak sendirian melainkan bersama Zidan yang tidak tau soal permasalahannya. "Tapi lo aneh gitu, kayak gak nyaman duduk disini. Lo celingukan juga, sebenernya kenapa? Cerita sini sama gue." "Enggak, sudah tidak apa. Gue cuman terkejut saja, ini sekolah isinya mewah banget dan gak nyangka bisa masuk ke dalam jadi bisa tau kayak gimana dalamnya sekolah ini." Cantika tersenyum tipis dan ia berusah

