Part 44 "Bah lo datang-datang masang muka asem gitu kenapa?" Zidan terlonjak kaget saat mendengar suara benturan keras dari sampingnya. Ternyata itu temannya yang baru saja datang dan duduk hingga bersuara keras. Zidan tadinya berdiri pun mengambil kursi di bangku sebelahnya kiri dan duduk di sebelah Malik. "Gak mood gue kalau diajak bercanda," jawab Malik dan terdengar suara helaan napas dari cowok itu. "Iya deh, tapi kalau mau cerita silakan aja." Zidan membuka buku absen dan Malik melirik buku absen tersebut. "Lo ngapain buka buku absen?" tanya Malik bingung. "Pengabsen lagi gak masuk dan gue disuruh gantiin. Nyesel gue tadi di BK ngambil buku absen dan jadilah gue yang menjadi pengganti." Zidan menggaruk kepalanya saat membaca satu per satu nama teman-temannya. "Sekali kali

