Part 16 tgl "Cantika." Malik memasuki ruangan kesehatan dan melihat Cantika yang duduk di atas brangkar UKS. Cantika duduk dengan posisi kedua kakinya di tekuk dan kedua tangannya menutupi telingannya. Cantika tidak merespon dan tetap pada posisinya. Cantika masih menundukkan kepalanya dan tubuhnya bergetar. Tak ada suara tangisan melainkan deheman ketakutan. "Lo kenapa?" tanya Malik dengan suara lembutnya dan mencoba bersikap tenang meski rasanya jantungnya mau copot sekarang melihat Cantika yang sikapnya tidak seperti biasanya. Cantika tetap tidak menjawab membuat Malik langsung bertindak sendiri. Ia dengan pelannya memegang kedua tangan Cantika dan menariknya supaya ia bisa melihat jelas wajah gadis itu. Cantika tidak menolak dan kedua tangannya sekarang ada disisi kanan kiri tu

