"Muka lo kenapa?" "Enggak papa." "Lo kayak lagi kesal sama sesuatu, ada apa? Ceritalah!" Suruh Melani melihat Cantika yang baru balik ke bangkunya namun raut wajah Cantika yang sedang kesal itu membuat Melani kebingungan. "Gak ada apa-apa." Cantika tersenyum tipis sambil menggeleng. "Ck, disuruh cerita susah amat." Cantika menghela napasnya pelan karena temannya memang suka kepoan. "Gue ketemu orang yang bikin gue kesal waktu pulang kerja beberapa waktu yang lalu." "Ouh gitu." Melani mengangguk paham. "Jadi males gue disini." "Sabar ya hehe, gue masih pengen baca novel ini." "Iya, lo enjoy aja bacanya dan gue cuman diam saja." "Itu buku emang gak lo baca? Bukan novel kah itu." "Bukan novel, ini buku tentang masak-masak gitu." Cantika menunjukkan sampul buku tersebut ke Melan

