Part 47 "Benar dia bukan sih?" Cantika beranjak berdiri dari tempat duduknya dan matanya menyipit menatap sosok yang dikenalinya yang lumayan kauh yang jaraknya dari tempat duduknya ini. "Tapi dia duduk sendirian." Gumam Cantika yang masih memperhatikan gerak-gerik sosok itu. "Dia juga pakai seragam sekolah di kota ini, bukankah rumahnya tidak disini? Sungguh aneh." Banyak yang dipikirkan Cantika tentang sosok itu dan membuat Cantika semakin penasaran. Ingin rasanya Cantika menghampiri sosok itu dan menanyakan beberapa hal yang ingin ia tanyakan. Namun suara Melani menyadarkannya bahwa ia sedari tadi tengah menunggu temannya itu dan Cantika bergegas duduk kembali. "Makanan sudah datang nih, eh btw lo lihat apaan?" Melani memutar tubuhnya lalu menggerakan kepalanya ke kanan dan ke

