Part 49 "Apa itu kakak?" Gumam Ivan sejenak memikirkan gadis yang sempat ia lihat namun saat kembali melihat ke arah tadi, gadis itu sudah tidak ada di tempat sana entah perginya kemana dan terlalu cepat pergi dari tempat itu. "Yahh kok hilang sih." Ivan memukul stir sepedanya dan merasa menyesal tadi hanya menatap sekilas. Ivan masih syok kalau benar-benar kakaknya tinggal satu daerah dengannya dan ia sangat merindukan Cantika. "Cepet banget ngilangnya." "Haduh pergi kemana ya? Aih kenapa gak lihat terus sampai mereka benar-benar pergi dan mana ramai pula tempat ini." Ivan masih memperhatikan tempat ini walau agaknya sangat kesusahan karena jalanan semakin ramai dan mengakibatkan kemacetan. Akhirnya Ivan melanjutkan perjalanan menuju sekolah sambil menggerutu karena masih penasara

