''Lo gapapa kan Dev?'' tanya Viona saat menemukan Devara sedang terduduk sendiri di bangku yang berada di belakang sekolah mereka. ''Hmm'' jawab Devara, deheman Devara itu membuat Viona menghelah nafas panjang kemudian menatap cowok itu lekat. ''Gue kira lo udah move on Dev, tapi kok lo jadi galau gini sih?'' Devara beralih menatap Viona setelah mendengar apa yang diucapkan oleh gadis itu. Devara menghadap Viona kemudian memegang kedua bahu gadis itu. ''Coba tempatin posisi gue di elo Vi, bayangin cinta pertama lo, orang yang lo sayang, di lamar di depan mata kepala lo sendiri'' ucap Devara menatap mata Viona dalam. Viona yang mendengar ucapan Devara langsung merasa bersalah sudah berkata seperti itu tadi, ia memikirkan cara agar suasana bisa berubah dan tidak setegang sekarang. Ketik

