“Permisi, Bu. Ibu sudah ditunggu untuk rapat selanjutnya,” ucap asisten pribadi Calvin yang sekarang jadi asisten pribadi Andrea setelah dia mengetuk pintu sebelumnya. Andrea yang baru saja memejamkan matanya kembali membuka indra penglihatannya dan menatap lelaki dengan setelan jas hitam yang sedang berdiri menunggunya di depan pintu. Andrea hanya bisa menghela nafas panjang sebelum dia berdiri dan pergi ke kamar ganti Cavlin. “Tunggu saya sepuluh menit lagi,” ucap Andrea yang lalu masuk untuk merapikan dirinya. Andrea menatap cermin memandang dirinya yang sudah sangat kelelahan sekarang namun dia masih belum bisa istirahat karena masih punya dua rapat lagi yang sepertinya akan berakhir saat malam nanti. “Dia semakin sibuk sekarang. Dulu paling lama hanya sampai jam delapan malam rap

