Pagi hari yang cerah ini memperlihatkan kesibukan orang-orang yang hendak berangkat kerja, beberapa orang lagi tengah membuka toko, beberapanya lagi berjalan kaki, semuanya menyibukkan diri karena hari ini adalah hari senin yang artinya hari ini adalah hari pertama kerja setelah pekan. Hiruk pikuk kendaraan terdengar, klakson berbunyi dan saling bergema, karena pagi baru menunjukkan pukul 8, jalanan mulai macet dan semuanya berburu untuk ke kantor agar tak terlambat. Radika baru turun dari taksi yang memasuki pelataran parkir cafe milik Indari, karena baru sampai di bandara, ia tak mampir ke apartemennya dan langsung kemari, agar bisa bertemu dengan tambatan hatinya. Ia tak mengingat apa pun setibanya ia di Jakarta, ia hanya mengingat Indari dan harus bertemu dengannya secepatnya. Radi

