Indari duduk diam dan tak mengatakan apa pun setelah Sammy meninggalkan rumah, sedangkan Adisty sudah kembali ke kamarnya bersama Runa, Indari hanya memikirkan tentang perusahaan, andai dewan direksi mendepak Sammy, tak akan ada lagi yang bisa ia percayai, hanya Sammy saat ini yang ada dikepalanya untuk menjalankan perusahaan dan mengendalikannya, selama ini juga Sammy bekerja dengan baik. Sesaat ponselnya berdering, Ia mengambil ponselny dan melihat nama Radika dilayar ponselnya. Indari mengabaikan dan tidak ingin terlibat lagi setelah ia melakukan kesalahan semalam menelpon lelaki itu. Sesaat kemudian, suara ketukan pintu terdengar, Indari menoleh dan melihat Ega yang datang sendirian. “Assalamu’alaikum,” ucap Ega. “Wa’alaikumssalam,” jawab Indari. “Ayo masuk, Ga.” “Hem.” Ega mengha

