Prahqra 44 - Damai

1078 Kata

Indari terbangun dari tidurnya, ia melihat malam telah menunjukkan pukul 10, ia tertidur dan baru saja bangun, beberapa hari ini ia disibukkan dengan pekerjaan karena sebentar lagi cabang cafenya yang lain akan diresmikan pekan ini. Indari bangkit dari pembaringannya dan menghela napas panjang, ia sudah terbiasa tidur sendiri jadi tak ada yang harus ia perhatikan setiap pagi buta, biasanya meski sibuk dan meski lelah, Indari pasti akan bangun dipagi buta untuk menyiapkan segala sesuatunya untuk Sammy. Sudah sebulan ini Indari santai dan tidak memiliki beban lagi. Indari mendengar suara getar ponselnya, ia pun meraih charger dan mencharger ponselnya, setelah itu ia melihat beberapa pesan yang dikirim Radika padanya. Indari tersenyum dan bibirnya terangkat karena senang mendapatkan kabar d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN