Papa Iza baru saja mendapat kabar di mana keberadaan Iza dan Ika saat ini, tak hanya itu saja yang ia dapat melainkan ia juga tahu kalau Iza dan Ika hidup bahagia di sana. Hal itu membuat papa Iza begitu iri, ia ingin mendapatkan Ika kembali. Papa Iza tidak peduli meskipun saat ini Ika sudah hamil anak dari putranya, ia sudah jatuh hati pada Ika. Tiba-tiba saja terlintas rencana licik di kepalanya, pria itu langsung menghubungi Asya. Rencananya ini berhubungan dengan Asya karena ia yakin wanita itu bisa membantunya membuat Ika dan Iza saling berpisah. Papa Iza berdecak kesal karena Asya tak juga mengangkat panggilan darinya. “Mengapa dia tidak mengangkat panggilan dariku!?” decak papa Iza kesal. Akhirnya papa Iza memutuskan untuk menghubungi seseorang yang bisa menemukan keberadaan Asy

