XXX NEW STORY : Malu

1012 Kata

Bagaimana aku menjalani hari esok rasanya terlalu berat jika terlalu di pikirkan, akhirnya aku pun terlelap dalam kesedihan yang begitu menyiksa berharap ini semua adalah mimpi buruk yang terasa nyata. Untung saja pintu kamar sudah ku kunci, pasti nanti orang tua ku akan mengetuk nya lebih baik akan ku diam kan, agar mereka mengiranya aku sudah tidur, biarkan mereka tertawa bahagia tanpa mengerti perasaan ku yang tersiksa batin di rumah ini, ah rasanya ingin sekali menghilang. Notif mbank ku pun tak lama berbunyi, dan ku buka ada pengiriman uang yang lumayan banyak masuk ke rek ku dengan nomer pengirim yang tak ku ketahui, pasti suruhan si laki laki berng*sk itu. Biar lah semua uang yang dia berikan kepada ku, aku tabung tak mungkin juga aku mengembalikan kepada baji*an itu. ***

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN