Rintik Hujan Dan Kecemasan

1018 Kata

Jam sudah menunjukkan pukul setengah lima sore. Dan satu pun diantara mereka belum juga pulang meski gelap melanda akibat mendung yang sebentar lagi menandakan hujan akan turun. Chiko menatap langit gelap dengan gelisah. Aurora pasti akan kedinginan jika tidak lekas pulang. "Kenapa lo?" tanya Jingga yang baru saja keluar dari kamar setelah beberapa menit istirahat di dalam. "Mendung ya? Hujan pasti nih nanti." "Iya. Dan lo jangan macam-macam ya!" Peringatan dari Chiko mampu membuat Jingga yang memiliki ide untuk turun ke luar ketika hujan turun menjadi urung. "Gue belum ngapa-ngapain padahal." "Karena gue tahu lo punya ide buruk, makanya gue cegah lo dari sekarang." "Dih, gue mah cuma—" "Sttt... Tidur sana ke dalam." Jingga menggeleng. "Gue nggak mau." "Kenapa?" tanya Chiko pada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN