Pagi-pagi sekali Jingga, Aurora dan dua cowok yang tengah tertidur sengaja dibangunkan dengan tidak manusiawi oleh Jingga. “Wa? Bangun!” Jingga menarik selimut yang menutupi tubuh Dewa dengan paksa namun cowk itu menahan selimutnya agar tetap di tempat. “Gue lagi ngantuk.” “Makanya bangun.” “Di mana-mana ngantuk itu tidur, bodoh!” “Gue maunya lo bangun. Ayo cepetan bangun!” Jingga memukul-mukul lengan Dewa yang ada di balik selimut tebal ini. Cuaca pagi ini benar-benar dingin dan mendung. Tapi, seorang Jingga yang haus akan liburan ini memaksa untuk pergi ke sungai dan mengajak dua bodyguard-nya ikut serta juga. “Lo bisa berangkat sendiri kan? Nanti gue nyusul.” “Mana ada janji lo ditempatin? Yang ada gue kayak orang b**o nunggu lo ke sana,” ujar Jingga masih berusaha membangunk

