"Sudah seharusnya wanita bisa memanjakan pria dengan makanan yang mereka sajikan.” Ethan tersenyum miring mendengar penuturan Diana lalu mengerutkan dahinya, berfikir dari sudut para pria. “Well, yeah. Kami memang sangat suka jika ada wanita yang memasak makanan untuk kami.” Ethan menuangkan air ke gelas lalu meminumnya hingga tandas. “Mungkin kau bisa menjadi istriku supaya aku bisa makan gratis,” lanjut Ethan mengedipkan mata kanannya. Blush... Diana mengerjapkan matanya, menunduk sebentar karena memerah mendengar itu. Betapa mudahnya Ethan mengatakan hal itu. Apa ia tidak bisa melihat Diana yang hampir meleleh mendengarnya. “Ke-Kenapa bisa kau mengatakan itu dengan santai...” ujar Diana sedangkan Ethan hanya menatap wanita itu dengan senyum khasnya. “By the way, tentang memanja

