#26

1032 Kata

#26 Berlama-lama di ExcelFit membuatku gelisah. Membayangkan ada perempuan secantik Tasyilla sebagai tokoh potensial merebut om gulaku telah sukses menyebabkan mood baik lenyap. Untuk satu hal ini, aku yakin hormon bahagiaku susah aktif meski aku berkeringat sampai banjir dan perut dikosongkan. Aku memutuskan pulang lebih awal sesudah lima belas menit di treadmill. Aku berusaha selincah mungkin menghindari acara ngobrol dengan Tasyilla lagi. Aku nggak siap kalau menemukan Tasyilla ternyata benar-benar pacar Altez atau mantan pacar Altez atau yang paling buruk Tasyilla adalah mantan istri Altez. Kelar hidupku kalau saingannya adalah Barbie hidup semacam Tasyilla! Aku sengaja turun dari taksi di depan gerbang kompleks Kemuning. Perutku masih nggak nyaman, tapi lidahku butuh sesuatu yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN