Enambelas

1365 Kata

Kringgggggggggggg Bel pulang sekolah berbunyi, Bulan mengucek pelan matanya. Pandanganya pertama kali jatuh pada cowok di sofa dekat jendela. "Cih, ternyata bisa tidur juga tuh kecoa." cibirnya seraya duduk dibankar. Dalam keadaan masih setengah mengantuk Bulan merogoh ponsel di saku bajunya. Tujuan utamanya tak lain meminta tolong Erela untuk membawakan tasnya ke UKS. "Awww," ringis Bulan kala menuruni bankar. Sial, gara-gara semangkuk mie ayam perutnya jadi mules gak jelas. "Bum," panggilanya seraya menguncang-guncangan badan cowok tegap dengan rupa setampan Manu Rios itu. "Bumi." "Enggggg," cowok itu meringis seraya membuka mata.  Wajah cewek jutek berjerawat adalah yang ia dapati."Eh? Kenapa ada bidadari jelek begini?" tanyanya ngelantur. "Gue di surga atau neraka nih?" Buggg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN