53

2066 Kata

"Tidakkah kamu merasa bahwa Haifa ingin menyampaikan sebuah sinyal kepadamu?" tanyaku ketika kami selesai membereskan pesta dan mengemasi perabotan untuk mengembalikannya ke dapur. "Tidak, aku sama sekali tidak mengerti apa maksudmu, sinyal apa yang ingin dia sampaikan memangnya?" Ujar suamiku sambil tertawa dan mengemasi mesin barbeque untuk didorongnya kembali ke gudang. "Apa saat itu kalian hampir saja menikah?" "Kenapa tiba-tiba kamu menanyakan hal itu?" tanya suamiku sambil tersenyum dan meletakkan tangannya di pinggangnya "Iseng saja aku ingin tahu." "Jangan sampai keisengan itu yang merusak hubungan kita dan menghancurkan hatimu. dia hanya masa lalu yang tidak pernah menjadi penting dalam hidupku. Kami memang hampir menikah tapi itu tidak terlaksana," gumam Mas Hamdan sambil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN